Sunday , June 25 2017
Home / Pariwisata / Wisata Seni / Penghijauan kawasan Malioboro Jogja

Penghijauan kawasan Malioboro Jogja

yogyakarta malioboro
icon jalan malioboro yogyakarta

JOGJA– Pemerintah akan melakukan penghijauan dengan cara menanam pohon – pohon asam dan gayam di sepanjang kawasan wisata Malioboro agar kawasan tersebut terlihat lebih sejuk dan teduh.

Kepala Seksi Pembangunan Sarana dan Prasarana Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP ESDM) DIY, Arief Azazie Zein, mengatakan akan ada tanaman-tanaman yang sifatnya filosofis yaitu asem dan gayam. Kedua jenis tanaman ini dipilih karena merupakan tanaman vegetasi asli area Malioboro.

Arief menjelaskan bahwa pohon-pohon tersebut akan ditanam disepanjang jalan malioboro dengan jarak per 100 meter. Sebagai pengisi di antara pohon asam dan gayam, akan ditanami pula tanaman kepel dan sawo kecik. Pohon-pohon tersebut ditanam sebagai bagian dari rencana mewujudkan kawasan Malioboro yang teduh dan sejuk

Karena pejalan kaki kita ini merupakan pejalan kaki daerah tropis, panas jadinya tidak nyaman,” Ungkap  Kepala Seksi Pembangunan Sarana tersebut.

Selain tanaman keras, di beberapa titik kawasan Malioboro yang terlalu panas juga akan dilengkapi dengan pergola. Ini difungsikan sebagai transisi untuk meneduhi para pejalan kaki hingga pohon-pohonnya besar.

Berbeda dengan kondisi sekarang, nantinya tiap pergola akan diseragamkan bentuk dan ketinggiannya. “Arahannya biar nanti seperti yang di depan Mall Malioboro,” jelas Arief.

Malioboro juga akan dilengkapi dengan tanaman-tanaman perdu yang juga membawa filosofi tersendiri. “Nanti dari utara hingga selatan itu perdunya makin berwarna, diawali dengan putih,” ujar Arief. Beberapa tanaman perdu tersebut adalah melati dan asoka.

Adapun tahapan penanaman tersebut akan dilakukan melalu beberapa tahap. Tahap pertama pengerjaan akan dimulai tahun 2016 dan direncanakan selesai tahun 2020.

Setelah sisi timur selesai, penanaman pohon di sisi barat Malioboro juga akan dilakukan dengan mempertimbangkan posisi pohon di sisi timur. Ini juga termasuk mempersiapkan infrastruktur jalan agar pohon bisa tumbuh maksimal. penataan ini juga termasuk merelokasi pedagang kaki lima (PKL) ke beberapa lokasi berbeda. Saat proyek tersebut sedang dalam tahap penyusunan anggaran yang sedianya bersumber dari Danais yang mencapai Rp21 miliar. “Sedang dihitung sampai mana dana itu bisa digunakan,” tambah Arief.

About Ferry

Aku bukanlah orang yang hebat, tapi aku mau belajar dari orang-orang yang hebat. Aku adalah orang biasa tapi aku ingin menjadi orang yang luar biasa. Dan aku bukanlah orang yang istimewa, tapi aku ingin membuat seseorang menjadi istimewa

Check Also

FKY 27 (7)

Festival Kesenian Yogya (FKY) 27

Festival Kesenian Yogya (FKY) yang ke 27 di selengarakan di condongcatur yogyakarta, banyak menyedot perhatian ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *